Gembala Sidang: Pdt. Lukas Phang - 081345593709

e-mail: lukas_phang@yahoo.com



Hamba Tuhan:

Ev. Christine Yunita - 081345593710;

Ev. Leni Magdalena - 081395054368;

Sdra. Jubarda - 082154388162

Sdri. Yanti Chai - 082111308595

Sdri. Liu Wisda - 081352220987



Rekening Gereja: Bank MANDIRI

Cabang Singkawang No. Rek. 146-00-0563110-1

A/n: Gereja Kristen Kalimantan Barat Jemaat Singkawang Alamat Surat: Jl.Stasiun No.45 Singkawang, Kal Bar



FAX/Telp (0562) 631742 / 0878 1838 0331



Alamat Blog: http://gkkbjemaatsingkawang.blogspot.com/
Email : gkkbjemaatsingkawang@yahoo.com

Facebook: GKKB Singkawang



_________________________________________________________________________________________________

Jumat, 19 Juli 2013

Hidup Yang Kita Idamkan



Hidup Yang Kita Idamkan
Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. —Lukas 6:31
Festival Buku Texas yang diadakan setiap tahun di Austin menarik perhatian ribuan orang yang suka melihat-lihat buku, menghadiri diskusi yang dipandu penulis ternama, dan mendengar nasihat penulis profesional. Dalam festival ini, seorang penulis buku fiksi untuk kaum dewasa muda menasihati para penulis pemula, “Tulislah buku yang Anda sendiri ingin baca.” Ini saran yang luar biasa, bukan saja bagi mereka yang hendak menulis, tetapi juga bagi kita dalam menjalani hidup. Apakah yang terjadi ketika kita bertekad untuk menjalani hidup dengan sikap yang kita inginkan dimiliki oleh orang lain juga?
Dalam Lukas 6:27-36, Yesus mendorong pengikut-Nya untuk memiliki cara hidup yang menunjukkan belas kasih Allah kepada semua orang: “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat kepada orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (ay.27-28). Dia juga berkata bahwa reaksi kita terhadap perlakuan yang tidak adil haruslah diwarnai dengan kemurahan hati dan sikap yang menolak untuk membalas dendam (ay.29-30). Yesus menyimpulkan, “Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka” (ay.31).
Mustahil? Memang, jika kita bergantung pada kekuatan dan tekad kita sendiri. Kekuatan itu harus datang dari Roh Kudus. Tekad itu muncul ketika kita mengingat bagaimana Allah memperlakukan kita: “Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati” (ay.35-36). Itulah hidup yang kita idamkan. —DCM
Di jalanku, ‘ku diiring,
oleh Yesus Tuhanku—
Apakah yang kurang lagi,
jika Dia panduku? —Crosby
(Kidung Jemaat, No. 408)
Kekristenan bukan saja Kristus hidup di dalam Anda, tetapi Kristus tampak nyata melalui hidup Anda.



你们愿意人怎样待你们,你们也要怎样待人。路加福音631
年在德州奥斯丁市举办的图书节,吸引成千上万的人前来。他们享受浏览丛书的乐趣,参加名作家主持的研讨会,以及搜集专业作家的智慧锦囊。有一回,有位撰写 青年小说的作家,对一群有志于写作的人说:「写一本你想要在架上找到的书!」不管是对写作或对生活来说,这都是一项相当有力的建议。试想,若是我们决定活 出自己想要他人活出的样式,会是什么情况呢?
路加福音627-36里, 耶稣劝诫祂的跟随者,追求能够展现上帝恩慈的生活方式:「你们的仇敌,要爱他!恨你们的,要待他好!咒诅你们的,要为他祝福!凌辱你们的,要为他祷告!」 27-28节)祂也提到,对于无理的对待,我们应当以宽容与不报复的行为作为回应(29-30节)。耶稣如此说:「你们愿意人怎样待你们,你们也要怎样 待人。」(31节)
你认为不可能?是的,倘若我们倚靠自己的能力和决心,的确无法办到。能力是由圣灵而来,谨记上帝如何对待我们可以帮助我们下定决心,圣经说:「祂恩待那忘恩的和作恶的。你们要慈悲,像你们的父慈悲一样」(35-36节)。这就是我们渴望看见的生命。
救世主凡事引导我,
我何需别有所求,
主爱怜我何用多疑,
我一生蒙主眷佑。
Crosby
基督徒不仅让基督住在心中,还要活出基督的生命。

 

Jumat, 12 Juli 2013

Yang Terlambat Pun Diterima



Yang Terlambat Pun Diterima
Aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu. —Matius 20:14
Suatu malam saat saya mengunjungi suatu panti wreda, seorang penghuni bernama Tom diam-diam menyelinap keluar dari kamarnya dan berharap dapat menemui saya untuk berbincang-bincang. Setelah kami berbicara beberapa lama, ia bertanya, “Akankah Allah merasa terhina jika saya menjadi orang Kristen di usia yang sudah lanjut ini?” Pertanyaan Tom tidaklah mengejutkan. Sebagai pembina rohani, saya sering mendengar hal seperti itu dari para lansia, orang yang bergumul dengan kecanduan, dan para mantan narapidana. Mereka semua berpikir punya alasan kuat untuk percaya bahwa sudah terlambat bagi mereka untuk mengenal Allah atau untuk dipakai oleh-Nya.
Saya dan Tom lalu membahas tentang para tokoh di Alkitab yang punya masa lalu yang kelam dan bisa saja berpikir bahwa sudah terlambat bagi mereka untuk mengenal Allah. Namun Rahab, si pelacur (Yos. 2:12-14; Ibr. 11:31) dan Zakheus, si pemungut cukai (Luk. 19:1-8), memilih beriman kepada Allah kendati mereka punya masa lalu yang buruk.
Kami juga membaca perumpamaan Yesus tentang para pekerja di kebun anggur (Mat. 20:1-16). Semakin awal pekerja itu dipekerjakan, semakin banyak yang bisa mereka berikan kepada si pemilik kebun anggur (ay.2-7), tetapi mereka yang dipekerjakan belakangan ternyata punya nilai yang setara di mata si pemilik kebun dan diberikan upah yang sama (ay.8-16). Pemilik kebun anggur memilih untuk bermurah hati kepada mereka semua.
Bagaimanapun hidup kita di masa lalu atau di masa kini, Allah rindu untuk menunjukkan kasih karunia-Nya kepada kita dan membawa kita ke dalam persekutuan dengan-Nya. —RKK
Bapa, kami kagum pada kasih karunia-Mu! Terima kasih kami
dapat datang kepada-Mu kapan pun untuk diampuni dan hubungan
kami dengan-Mu dipulihkan. Terima kasih kami sekarang
dapat dipakai oleh-Mu untuk memberkati hidup orang lain.
Ketika Anda menyerahkan hidup Anda kepada Kristus, Anda akan memilikinya untuk selamanya.


我给那后来的和给你一样,这是我愿意的。马太福音2014
天晚上,我去一间疗养院拜访,一位名叫汤姆的男士从他的房间里悄悄地溜出来,想要跟我聊天。聊了一会儿,他问我:「如果我这么老才成为基督徒,上帝会不会 觉得受羞辱?」我对汤姆的问题并不感到惊讶,身为牧师,我常常会从许多年长者、成瘾者或是前囚犯那里听到诸如此类的问题。他们总是理所当然地认为:他们要 认识上帝或是被上帝使用都已经太晚、太迟了。
我花了一些时间和汤姆一同查考圣经中的人物,这些人都很有可能因为不堪回首的过去,而觉得要认识上帝已经太晚了。但是妓女喇合(约书亚记212-14希伯来书1131)以及税吏撒该(路加福音191-8),都不管他们有什么样的过去,仍然选择信靠上帝。
我们也查考主耶稣所说有关葡萄园工人的比喻(马太福音201-16)。若是越早被雇用,就越能为园主做更多的事(2-7节),但那些后来才被雇用的人发现,在园主的眼中他们具有相同的价值,并且也会得到相同的赏赐(8-16节)。园主选择对所有人都大显慈爱。
不管我们的过去或是现在如何,上帝都渴望向我们施恩典,并引导我们与祂建立关系。
感谢天父,奇异恩典;
一切罪过,皆得赦免;
和祢建立,亲密关系;
为主所用,救恩彰显。
将生命交给基督,就能得着永生。