Gembala Sidang: Pdt. Lukas Phang - 081345593709

e-mail: lukas_phang@yahoo.com



Hamba Tuhan:

Ev. Christine Yunita - 081345593710;

Ev. Leni Magdalena - 081395054368;

Sdra. Jubarda - 082154388162

Sdri. Yanti Chai - 082111308595

Sdri. Liu Wisda - 081352220987



Rekening Gereja: Bank MANDIRI

Cabang Singkawang No. Rek. 146-00-0563110-1

A/n: Gereja Kristen Kalimantan Barat Jemaat Singkawang Alamat Surat: Jl.Stasiun No.45 Singkawang, Kal Bar



FAX/Telp (0562) 631742 / 0878 1838 0331



Alamat Blog: http://gkkbjemaatsingkawang.blogspot.com/
Email : gkkbjemaatsingkawang@yahoo.com

Facebook: GKKB Singkawang



_________________________________________________________________________________________________

Sabtu, 06 Juli 2013

Bergantung Pada Kehampaan



Bergantung Pada Kehampaan

Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan. —Ayub 26:7

Sebuah peta dunia yang diterbitkan oleh National Geographic Society mencantumkan catatan berikut: “Massa bumi adalah 6,6 sekstiliun (6,6×1021) ton.” Apa yang menopang benda seberat itu? Tidak ada. Planet yang kita huni ini berputar pada sumbunya dengan kecepatan 1.600 km per jam sambil melaju di angkasa dalam orbitnya mengelilingi matahari. Namun betapa mudahnya hal itu terabaikan dalam pergumulan yang kita alami sehari-hari seputar kesehatan, pergaulan, dan berbagai tagihan yang menuntut untuk diperhatikan.
Seorang tokoh Perjanjian Lama bernama Ayub berulang kali melihat ciptaan Allah dalam pergumulannya untuk memahami makna di balik duka yang dialaminya ketika ia kehilangan kesehatan, harta, dan anak-anaknya. Ayub berkata, “Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan” (Ayb. 26:7). Ayub kagum akan awan yang tidak robek karena beratnya air di dalamnya (ay.8) dan garis cakrawala yang membentang “sampai ujung perbatasan antara terang dan gelap” (ay.10), tetapi ia menyebut semua itu, “hanya ujung-ujung jalan-Nya” (ay.14).
Karya ciptaan itu sendiri tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan Ayub, tetapi langit dan bumi itu membawanya memandang pada Allah sang Pencipta, satu-satunya Pribadi yang dapat menjawab semua pertanyaannya dengan memberikan pertolongan dan harapan.
Tuhan yang menopang alam semesta dengan “firman-Nya yang penuh kekuasaan” (Ibr. 1:3; Kol. 1:17) juga memegang kendali atas kehidupan kita sehari-hari. Hidup yang berisi beragam pengalaman yang terasa hampa ternyata sepenuhnya ditopang oleh kuasa dan kasih Bapa kita yang di surga. —DCM
Tuhan, kami memuji Engkau karena kuasa-Mu yang tidak terbatas.
Engkau menciptakan dunia dari kehampaan dan menopangnya
dengan firman-Mu. Tolong aku untuk mengingat bahwa
Engkau juga memegang kendali atas setiap bagian hidupku.
Saat merenungkan kuasa Allah dalam penciptaan, kita juga melihat kuasa-Nya dalam memelihara kita.


上帝将北极铺在空中,将大地悬在虚空。约伯记267
国家地理学会所出版的世界地图有这样的注解:「地球的质量是66亿兆吨。」究竟是什么东西支撑这全部的重量?什么也没有,我们居住的星球悬于虚空,以每小 时一千英里的速度自转,同时也按着一定的轨道,绕着太阳公转。然而,我们每天都忙忙碌碌,担心健康问题、人际关系和经济压力,很容易就忽略了这件事。
旧约人物约伯在患难中反覆地思量上帝的创造,他骤然失去了健康、财富和家人,在极度的伤痛中寻找合理的解释。他说:「上帝将北极铺在空中,将大地悬在虚空」(约伯记267)。约伯惊叹云朵没有因为水的重量而破裂(8节),且在地平线划出「光明、黑暗的交界」(10节),但这些只不过是上帝作为的一点点(14节)。
这些受造之物无法给予约伯任何答案,但穹苍和大地却让他看见创造天地万物的主,惟有这位上帝才能带给人帮助和盼望。
那位以「权能的命令」托住宇宙的主(希伯来书13歌罗西书117),祂也掌管我们每天的生活。那些看似无法解释的遭遇和患难,全都有我们天父的大能和慈爱托住。
赞美我主,无限大能;
世间万物,因祂而立;
我的生命,由主掌管;
求祢助我,时刻谨记。
思想上帝创造大能,必见祂的保护大能。
 


Sabtu, 29 Juni 2013

Berartikah Kita Bagi Allah?



Berartikah Kita Bagi Allah?
“Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” —Yesaya 49:8
Pemazmur menulis, “Jika aku melihat langit-Mu, . . . apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?” (Mzm. 8:4-5). Kitab Perjanjian Lama banyak membahas pertanyaan ini. Ketika menderita sebagai budak di Mesir, bangsa Israel seakan tidak percaya pada kepastian yang diberikan Musa bahwa Allah telah mengindahkan mereka. Penulis kitab Pengkhotbah bahkan mengungkapkan pertanyaan tersebut dengan nada yang lebih sinis: Apakah ada yang berarti?
Saya juga mengalami keraguan yang sama ketika menerima undangan untuk membawakan suatu seminar dengan tema: “Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku” (Yes. 49:16).
Allah mengemukakan pernyataan yang menggugah ini kepada bangsa Israel yang sedang mengalami penderitaan terberat di dalam sejarah bangsa mereka, ketika Nabi Yesaya bernubuat bahwa mereka akan menjadi tawanan di Babel. Mendengar hal ini, mereka mulai meratap, “Tuhan telah meninggalkan aku dan . . . telah melupakan aku” (Yes. 49:14). Terhadap ratapan ini, Allah memberikan serangkaian janji di dalam Kidung Sang Hamba (Yes. 42-53), dimana di dalamnya Dia telah merancang pengharapan bagi pembebasan mereka dari cengkeraman musuh. Dia menjanjikan seorang Hamba yang akan datang sebagai manusia dan mengorbankan nyawa-Nya bagi dunia.
Berartikah kita bagi Allah? Natal menjadi peringatan akan jawaban Allah atas pertanyaan itu: “Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Yes. 7:14). —PDY

Kasih membawa-Nya turun dari takhta mulia,
Kasih membuat-Nya datang dari surga;
Kasih di dalam hati-Nya bagi para pendosa
Membawa-Nya pada sengsara dan hilangnya nyawa. —NN.
Kedatangan Yesus ke dunia adalah bukti kepedulian Allah yang final dan tak terbantahkan. —Barclay


灵命日粮:上帝看重我们吗

在悦纳的时候,我应允了你;在拯救的日子,我济助了你。 -赛亚书498

诗人大卫写道:「我观看祢指头所造的天⋯⋯,便说:『人算什么,祢竟顾念他?』」诗篇83-4)我们可以看到整本旧约都环绕着这个问题。在埃及为奴的希伯来人辛苦劳作,实在很难相信摩西保证上帝会亲自顾念他们。传道书的作者更以嘲讽的语气点出:一​​切都是徒劳无功,还有什么值得看重的呢? 

在我受邀教导主题为:「我将你铭刻在我掌上」(赛亚书4916)的圣经讲座时,我的脑海也曾浮现类似的疑问
「我将你铭刻在我掌上」这个鼓舞人心的宣告是上帝赐给困境中的以色列人的,因为当时先知以赛亚预言以色列人将被掳至巴比伦,人们听到这话就哀哭:「耶和华离弃了我,主忘记了我」赛亚书4914)。对于他们的悲伤,上帝在仆人之歌赛亚书42-53)中给予一系列的应许,祂应许将会把他们从敌人手中解救出来,并预言了弥赛亚的降世及牺牲

上帝看重我们吗?圣诞节让我们时常记起上帝的应许:「必有童女怀孕生子,给祂起名叫以马内利(就是上帝与我们同在的意思)」(714节)。 PY
爱祂离开荣耀,
爱祂降世为人;
爱祂代付赎价,
舍命将救恩达成。 Anon.
稣降世是上帝顾念我们的铁证